Kalau zat-zat ini nempel di upil, dan kamu malah menelannya, sama aja kayak memasukkan zat-zat yang seharusnya dikeluarkan dari tubuh.
Jadi, bukankah itu justru melawan prinsip menjaga kebersihan dan kesehatan?
Pendapat Medis Soal Kebiasaan Ini
Sebagian besar ahli kesehatan sepakat kalau kamu lebih baik menjaga kebersihan diri dengan nggak makan upil.
Tubuh kita memang punya sistem buat lawan infeksi, tapi memasukkan mikroba berbahaya secara sengaja bisa jadi risiko yang nggak perlu.
Dr. Andrew Weil, seorang praktisi kesehatan holistik, menyarankan agar orang-orang nggak langsung percaya dengan mitos ini.
“Belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa makan upil bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” tegasnya.
Dr. Weil menambahkan, cara yang terbukti efektif untuk menjaga kekebalan tubuh adalah dengan pola hidup sehat, seperti makan makanan bergizi, olahraga rutin, dan cukup tidur. “Nggak perlu ngelakuin hal ekstrem yang nggak higienis buat tetap sehat,” tambahnya.
Jadi, Apa Kesimpulannya?
Intinya, klaim bahwa makan upil itu menyehatkan masih belum terbukti secara ilmiah.
Baca Juga
Memang, ada beberapa teori yang mengatakan paparan mikroba bisa bantu sistem kekebalan tubuh, tapi sampai saat ini belum ada bukti bahwa menelan upil memberi manfaat serupa.
Kalau kamu pengen jaga kekebalan tubuh, masih ada banyak cara yang lebih aman dan higienis yang bisa kamu lakukan.
Makan makanan kaya vitamin, rutin olahraga, dan menjaga kebersihan diri adalah beberapa cara yang terbukti bisa bikin daya tahan tubuh makin kuat.
Jadi, yuk tetap bijak dan kritis dalam menerima informasi, ya!