Ini yang Terjadi jika Disleksia Tidak Diintervensi sejak Dini, dari Masalah Prilaku hingga Kesulitan Akademik

fin.co.id - 28/10/2024, 09:57 WIB

Ini yang Terjadi jika Disleksia Tidak Diintervensi sejak Dini, dari Masalah Prilaku hingga Kesulitan Akademik

Disleksia, Image: Mikhail Nilov / Pexels

  • Membalik-balik huruf atau kata
  • Lambat dalam membaca
  • Kesulitan memahami apa yang dibaca
  • Menghindari kegiatan yang melibatkan membaca

Dampak Disleksia Jika Tidak Ditangani

Jika tidak ditangani sejak dini, disleksia bisa menyebabkan:

  • Rendah diri: Anak merasa tidak mampu dan minder.
  • Masalah perilaku: Seperti hiperaktif atau menarik diri.
  • Kesulitan belajar: Sulit mengikuti pelajaran di sekolah.
  • Kesulitan dalam kehidupan sehari-hari: Sulit memahami petunjuk dan label.

Pentingnya Deteksi Dini dan Intervensi Awal

Untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas, dr. Purboyo menekankan pentingnya deteksi dini.

"Kunci yang utama untuk kasus ini adalah early detection, kita tidak menunggu sampai usianya hingga tujuh tahun," ujarnya.

Kapan Waktu Ideal untuk Mendeteksi Disleksia?

Menurut dr. Purboyo, diagnosis disleksia sebaiknya ditegakkan sebelum anak berusia 5 tahun.

Bahkan, idealnya diagnosis dilakukan pada periode kritis perkembangan bahasa anak, yaitu antara usia 2-5 tahun.

"Kalau bisa, diagnosa ini kata dr. Purboyo, dilakukan saat critical period anak-anak berbahasa, antara usia 2-5 tahun, sehingga kita bisa segera melakukan early intervention."

Mengapa Intervensi Dini Sangat Penting?

Intervensi dini sangat krusial karena otak anak masih dalam tahap perkembangan pesat.

Dengan penanganan yang tepat, anak dengan disleksia dapat mengembangkan strategi kompensasi dan mengatasi kesulitan belajar yang mereka alami.

Apa yang Terjadi Jika Disleksia Tidak Diintervensi?

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID