Kesehatan . 30/08/2024, 23:08 WIB
fin.co.id - Penyakit barkembar belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang mengaitkannya dengan penyakit beri-beri.
Lalu, apa sebenarnya penyakit barkembar? Apa saja gejala, penyebab, dan bagaimana cara penanganannya?
Penyakit barkembar sering disamakan dengan beri-beri, yang disebabkan oleh kekurangan tiamin atau vitamin B1.
Vitamin B1 sangat penting bagi tubuh karena berperan dalam mendukung berbagai fungsi, seperti sistem saraf, jantung, dan otak.
Penyakit beri-beri sering menyerang orang yang pola makannya didominasi oleh nasi putih atau karbohidrat olahan setiap hari. Jika tidak diobati dengan benar, beri-beri bisa menjadi serius dan bahkan mematikan.
Gejala Penyakit Barkembar
Istilah penyakit barkembar viral setelah seorang pengguna TikTok menyebut bahwa saudara kembarnya mengidap penyakit ini.
Pernyataannya membuat banyak orang penasaran dan mencari informasi lebih lanjut tentang penyakit barkembar.
Menurut berbagai sumber, penyakit barkembar sebenarnya merujuk pada penyakit beri-beri, yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B1.
Beri-beri sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu beri-beri basah dan beri-beri kering, yang masing-masing memiliki gejala berbeda:
Beri-beri Basah
Beri-beri basah mempengaruhi sistem kardiovaskular dan bisa berujung pada gagal jantung jika tidak diobati. Gejala yang umum terjadi meliputi:
Beri-beri Kering
Beri-beri kering merusak sistem saraf dan dapat menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan. Beberapa gejalanya meliputi:
Penyebab Penyakit Barkembar
Penyebab utama dari penyakit barkembar atau beri-beri adalah kekurangan vitamin B1. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kekurangan vitamin B1, antara lain:
Pola makan yang minim kandungan vitamin B1 dapat meningkatkan risiko terkena beri-beri.
Penyakit ini lebih sering ditemukan di daerah yang pola makannya banyak mengandalkan nasi putih olahan yang rendah tiamin.
Namun, kini penyakit ini jarang ditemukan karena kesadaran akan pentingnya nutrisi semakin meningkat.
Meskipun makanan bergizi dan suplemen vitamin kini banyak tersedia, pecandu alkohol masih berisiko terkena beri-beri. Hal ini disebabkan oleh kemampuan alkohol untuk menghambat penyerapan vitamin B1 dalam tubuh.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id