Temuan Polisi Saat Grebek Bandar Narkoba di Kampung Bahari Bikin Geleng-geleng Kepala: Ada Control Room, CCTV, Drone untuk Awasi Aparat

fin.co.id - 14/07/2024, 08:58 WIB

Temuan Polisi Saat Grebek Bandar Narkoba di Kampung Bahari Bikin Geleng-geleng Kepala: Ada Control Room, CCTV, Drone untuk Awasi Aparat

Polisi menemukan ruang kontrol bandar narkoba saat menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. -(DSW/Cahyono)

fin.co.id - Polisi menemukan control room bandar narkoba saat menggerebek Kampung Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Adapun dalam penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu, 7 Juli 2024, Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan kekuatan penuh.

Polisi memeriksa tiap rumah di Kampung Bahari yang dicurigai sebagai tempat menyimpan atau transaksi narkoba.

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan bangunan dua lantai yang diduga kuat difungsikan sebagai control room oleh bandar narkoba.

Control room yang ada di tengah-tengah permukiman Kampung Bahari itu dilengkapi sejumlah teknologi untuk mengawasi proses transaksi narkoba dan gerak-gerik pihak kepolisian.

Di ruangan seluas 3x3 meter tersebut, polisi menemukan dua layar monitor, 4 CCTV yang mengarah keempat penjuru, alat timbangan, hingga alat penghitung uang dan drone.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, CCTV dan drone tersebut digunakan untuk mengawasi pergerakan pihak kepolisian.

"Proses bisnisnya mereka amankan dengan cara kalau ada penangkapan mereka terlebih dahulu menaikan drone ini. Drone ini termonitor dari layar monitor," ungkap Gidion.

Jika mereka menemukan ada pihak kepolisian yang mengganggu bisnisnya, para bandar ini tak segan melakukan perlawanan.

"Jika kita melakukan penegakan hukum dengan hard skill atau momentumnya terlambat, mereka kemudian melakukan penyerangan dengan menggunakan petasan maupun senjata tajam," ungkapnya.

"Bahkan kemudian menggunakan air softgun meskipun air softgun tapi dari bentuk kemudian amunisinya yang digunakan itu bisa melukai bahkan bisa mematikan," tambah Gidion.

Gidion menduga, perputaran uang dari transaksi narkoba di Kampung Bahari cukup besar. Pasalnya polisi menemukan alat penghitung uang dalam ruang kontrol tersebut.

"Termasuk alat penghitung uang. Kalau beliau sampe menghitung pakai mesin penghitung uang apakah besar sekali itu kita lakukan pendalaman," ungkapnya.

Adapun dalam penggerebekan di Kampung Bahari ini, polisi mengamankan 31 orang.

Dalam penggerebekan tersebut, Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan 200 personel dengan persenjataan lengkap.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID