News . 03/07/2024, 15:58 WIB

Ibu Rumah Tangga Lebih Berisiko Alami Mom Shaming, Kenali Dampak dan Pengaruhnya

Penulis : Khanif Lutfi
Editor : Khanif Lutfi

Untuk diketahui, mom shaming ini bisa berdampak besar terhadap pola pengasuhan ibu, bahkan kesehatan ibu itu sendiri.

Pengaruhnya terhadap mental dapat menyebabkan ibu mengalami kecemasan dan depresi.

Selain itu juga merasa dihakimi sehingga cenderung merasa terisolasi secara sosial.

"Mereka menghindari interaksi dengan orang lain untuk menhindari kritik," ungkapnya.

Bahkan, dampak fisik turut dialami ibu yang mendapatkan perlakuan mom shaming akibat stres kronis sehingga terganggu pola tidur dan risiko penyakit kardiovaskular meningkat.

Menurut data yang dihimpunnya, 56 persen ibu terganggu kesehatan mentalnya serta 65,7 persen merasa malu dan merasa bersalah.

Adapun beberapa bentuk mom shaming yang kerap dialami seperti komentar terhadap pola pengasuhan, pilihan menyusui dan memberi makan, penampilan fisik ibu setelah melahirkan, hingga bekerja saat anak masih kecil.

Tak sedikit ibu yang mengalami mom shaming termakan kritikan orang sekitar dan mengubah pola asuh.

Padahal, pengasuhan anak merupakan hal subjektif yang tak bisa disamaratakan dengan cara pengasuhan dengan anak yang lain.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id