Kesehatan . 17/06/2024, 17:20 WIB
Sinusitis, bronchitis, dan infeksi tenggorokan bisa menyebabkan bau mulut. Bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi ini dapat menghasilkan senyawa yang berbau tidak sedap.
Nafas dengan bau manis atau buah-buahan bisa menjadi tanda ketoasidosis diabetik, yaitu kondisi serius yang memerlukan perawatan medis segera.
Gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan nafas bau amis atau seperti amonia karena penumpukan racun dalam tubuh yang tidak dapat dikeluarkan dengan baik oleh ginjal.
Masalah pada hati bisa menyebabkan nafas berbau seperti telur busuk karena peningkatan kadar senyawa belerang dalam tubuh.
Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat meninggalkan bau asam dan tidak sedap pada mulut.
Nafas bau memang umum terjadi, tetapi jika berlanjut atau disertai gejala lain, bisa jadi ini adalah tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius.
Dengan memahami penyebab dan indikasi penyakit yang berkaitan dengan nafas bau, kita dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan serta perawatan yang tepat.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id