News . 10/06/2024, 20:10 WIB
fin.co.id - Pemerintah Kota Bandung terus berupaya
menurunkan angka prevalensi stunting. Upaya yang dilakukan ini pun berbuah
manis di mana pada tahun 2023 lalu, angka stunting di Kota Bandung menjadi 16,3
persen atau turun turun 3,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 19,4
persen.
Menyangkut hal ini, Tim Penilai Dinas
Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat Aji Sumarwan
mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot)
"Bandung telah menunjukkan kemajuan
yang signifikan dengan angka stunting 16,3 persen dan target yang ambisius
untuk tahun-tahun mendatang," katanya.Baca Juga
Hal itu juga dikatakan oleh Tim Penilai
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jabar Ani
Widiyaningsih.
"Aksi penurunan stunting sudah sangat
bagus dan perlu terus ditingkatkan," ucapnya.
Menanggapi penilaian tersebut, Penjabat
Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menegaskan, komitmen Pemkot Bandung
terus menurunkan angka stunting. Untuk terus menurunkan angka stunting, pemkot
telah membag intervensi menjadi dua jenis, yaitu intervensi spesifik dan
sensitif.
"Kami
berupaya mencapai target penurunan angka stunting menjadi 14% pada 2024 dan
13,31% pada 2025," ungkapnya.
Menurut
Bambang, intervensi spesifik mencakup pemberian makanan tambahan (PMT),
pendampingan KRS (kartu rencana sehat) dan jaminan pembiayaan kesehatan melalui
UHC. Sementara intervensi sensitif di antaranya peningkatan kemampuan kader,
konsistensi komunikasi, informasi dan edukasi masif dan monitoring evaluasi
terintegrasi dalam apliaksi E-penting.
"Kami
juga memanfaatkan teknologi dengan mengimplementasikan aplikasi e-Penting untuk
mempermudah evaluasi dan tindakan. Inovasi seperti Dapur Sehat Atasi Stunting
dan Budikdamber turut membantu dalam pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id