Kedua, sistem pengereman yang digunakan oleh kereta api saat ini adalah rem udara. Rem udara bekerja dengan mengompresi udara dan menyimpannya hingga proses pengereman terjadi.
BACA JUGA:
- Daftar Kereta Tambahan Sambut Long Weekend, Ini Jadwalnya
- Penjelasan PT KAI Soal Kereta Api Pandalungan Tabrak Mobil di Pasuruan Tewaskan 3 Orang
Meskipun dilengkapi dengan rem darurat, kenyataannya rem tersebut tidak mampu menghentikan kereta mendadak. Rem darurat hanya menghasilkan lebih banyak energi dan tekanan udara yang lebih besar untuk menghentikan kereta lebih cepat, namun tidak secara instan.
Selain itu, ada risiko bahaya yang terkait dengan melakukan pengereman mendadak. Sistem pengereman tekanan udara pada roda kereta terhubung dengan piston dan susunan silinder. Pengereman mendadak dapat menyebabkan tekanan udara yang tidak seimbang, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem pengereman itu sendiri atau bahkan menyebabkan kecelakaan.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami keterbatasan pengereman kereta api dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat ketika berada di sekitar rel kereta. Keselamatan bersama harus selalu menjadi prioritas utama.