MEGAPOLITAN

Friday Car Free di Balai Kota Bandung, ASN Bekerja Tidak Gunakan Mobil Pribadi

fin.co.id - 19/05/2024, 21:04 WIB

Balaikota Friday Car Free, ASN di lingkungan Balaikota Bandung bekerja tidak menggunakan mobil pribadi

FIN.CO.ID - Balaikota Friday Car Free, ASN di lingkungan Balaikota Bandung bekerja tidak menggunakan mobil pribadi.

"Ini merupakan kali pertama kami menerapkan jumat tanpa kendaraan atau Friday Car Free di Balai Kota Bandung," ujar plh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub Kota Badung) Asep Koswara, kepada Wartawan Jumat (17/05/2024).

Berdasarkan pantauan, beberapa orang ASN di lingkungan Balaikota Bandung datang dengan di drop off di gerbang masuk di JL Wastukancana.

Beberapa lainnya menggunakan sepeda. Ada juga yang menggunakan armada angkutan dari Dishub Kota Bandung.

Meskipun berdasarkan aturan Drop-off dilakukan di Taman Dewi Sartika, namun masih ada beberapa ASN yang di Drop di pintu masuk JL Wastukancana.

"Ya kita masih maklum ini kan hari pertama aturan ini diberlakukan, jadi wajar kalau masih ada yang belum terbiasa," jelasnya.

Ditemui di tempat yang sama, salah seorang pegawai puskesmas di Balaikota Bandung, Rudianto datang dengan menggunakan sepeda.

"Saya sih memang terkadang menggunakan sepeda motor kadang juga menggunakan sepeda," katanya.

Tanggapan mengenai Friday Car Free ini, lanjut Rudianto, pihaknya mengaku sangat senang. Karena selain mengurangi gas buang kendaraan bermotor, juga bisa lebih bebas melakukan aktivitas fisik di Balaikota Bandung. 

"Kan memang baiknya, kita melakukan kegiatan fisik 20 menit lebih baik jika udaranya segar dan bersih," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Penelitian dan Sumber Daya Manusia (BKOSDM) Kota Bandung Adi Djunjunan mengatakan, dirinya  dari rumah ke Balaikota menggunakan armada bus yang disediakan Dishub Kota Bandung. 

"Alhamdulillah nyaman koq naik bus nya," katanya.

Namun, lanjutnya, belum banyak ASN yang tahu bahwa Dishub menyediakan angkutan di beberapa titik. 

"Ya masih butuh sosialisasi terkait program ini. Karena ternyata masih banyak ASN yang belum tahu ada bus jemputan," terangnya.

Sahroni
Penulis
-->