Kesehatan

Dokter Ini Sembuh dari Kanker Otak Stadium Lanjut usai Jalani Pengobatan Eksperimental

fin.co.id - 16/05/2024, 07:06 WIB

Dokter Ini Sembuh dari Kanker Otak Stadium Lanjut usai Jalani Pengobatan Eksperimental

Kanker Otak, Ilustrasi: Copilot (AI)

FIN.CO.ID - Kabar baik datang dari dunia medis, seorang dokter top asal Australia, Profesor Richard Scolyer, berhasil sembuh dari kanker otak stadium lanjut setelah menjalani pengobatan eksperimental yang berbasis pada penelitian terobosannya sendiri. 

Ini bukan hanya kisah perjuangan seorang dokter melawan penyakit yang dihadapinya, tapi juga sebuah lompatan besar dalam penelitian kanker.

Profesor Scolyer, yang berusia 57 tahun, dikenal sebagai salah satu pikiran medis terhormat di negaranya dan baru-baru ini dinobatkan sebagai “Australian of the Year” bersama rekannya, Profesor Georgina Long, atas karya mereka yang mengubah cara pengobatan melanoma. 

Tapi, ketika dia sendiri didiagnosis dengan glioblastoma—jenis kanker otak yang sangat agresif—dia memutuskan untuk menjadi ‘kelinci percobaan’ untuk terapi yang belum pernah ada sebelumnya, sebagaimana dilaporkan DailyMail.

Kombinasi Imunoterapi

Pengobatan yang dijalani Profesor Scolyer melibatkan kombinasi imunoterapi yang diberikan sebelum operasi untuk mengangkat tumor, sebuah pendekatan yang belum pernah dilakukan sebelumnya pada pasien kanker otak. 

Dia juga menjadi orang pertama yang menerima vaksin yang disesuaikan dengan karakteristik tumornya, yang meningkatkan kemampuan obat dalam mendeteksi sel kanker.

Setelah beberapa bulan yang berat, mengalami kejang epileptik, masalah hati, dan pneumonia, Profesor Scolyer kini merasa lebih sehat dan kembali berolahraga setiap hari. 

Hasil MRI terbarunya menunjukkan tidak ada tanda-tanda kambuhnya tumor, memberinya lebih banyak waktu untuk menikmati hidup bersama keluarganya.

Kisah ini memberi harapan baru bahwa penelitian yang dilakukan oleh Profesor Scolyer dan Long mungkin segera membuka jalan bagi pengobatan kanker otak yang lebih efektif. 

Meskipun mereka mengatakan peluang untuk sepenuhnya sembuh sangat kecil, hasil yang positif dari pengobatan eksperimental ini diharapkan dapat segera diterjemahkan ke dalam uji klinis untuk pasien glioblastoma.

Terapi yang Sukses

Kesuksesan terapi eksperimental ini diyakini sukses berkat kombinasi antara penelitian canggih, keberanian untuk mencoba hal baru dan dukungan dari tim medis dan keluarga yang luar biasa. 

Kisah Profesor Scolyer ini mengingatkan kita semua bahwa terkadang, jawaban untuk masalah besar bisa datang dari tempat yang paling tidak kita duga.

Itulah cerita inspiratif dari seorang dokter yang tidak hanya berjuang untuk hidupnya sendiri tapi juga berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan. 

Semoga kamu terinspirasi dan tetap bersemangat dalam menghadapi tantangan, ya!

Kesimpulan

Kanker Otak, Ilustrasi: Copilot (AI)--

Makruf
Penulis
-->