Dalam pertemuan tersebut, pihak orangtua siswa diwakili oleh ayah dan seorang stafnya hukumnya. Pada saat pertemuan tersebut, kepala sekolah menegaskan komitmen sekolah untuk bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa anak AA, hingga paska tindakan.
Pada hari Selasa, 30 April 2024, siswa tersebut kembali masuk sekolah seperti jadwal biasa, dengan kondisi yang baik dan kembali ceria seperti biasa.
"Demikian rangkaian dari peristiwanya, juga upaya yang telah dilakukan pihak sekolah terhadap kecelakaan yang dialami siswa AA. Jadi, jangan dijadikan 'komoditas', peristiwa itu adalah murni kecelakaan dan tidak ada kelalaian atau unsur kesengajaan, karena hal tersebut bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana pun tempatnya," jelas Dian Christina, kuasa hukum pihak sekolah dari BAP Law Firm.
BACA JUGA:
- Polisi Selidiki Kasus Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior, Ada Luka di Ulu Hati
- Pengacara Putu Satria Korban Kekerasan di STIP: Jangan Ada Intervensi ke Pelaku Penganiayaan