"Karena bujet Rp 100 juta itu tidak akan fit dengan local agency yang mereka tunjuk. Gua lihat agencynya ini buat brand awareness ya. Bukan untuk crash communication. Mungkin mereka sudah pegang bujet sekian ratus juta untuk menangani crash communication yang sedang happening di instansi mereka," kata Bima dalam video TikTok-nya.
"Ya tapi mungkin bisa dikorupsi kenapa harus menunjuk agency yang mahal kalau bisa yang murah aja," imbuh founder bimafoundation ini.
BACA JUGA:
- Pejabat Bea Cukai Dumai Diperiksa Kejagung Kasus Korupsi Impor Gula PT SMIP
- Viral! Seorang Pria Ngeluh Beli Sepatu Rp10 Juta Kena Pajak Rp30 Juta, Bea Cukai Beri Penjelasan
Agensi itu menurut Bima, meminta dirinya untuk mentakedown videonya terkait tawaran kerjasama untuk kinerja positif Bea Cukai. Namun, permintaan itu ditolaknya. Tanpa tedeng aling-aling, Bima menyebut Bea Cukai kandang korupsi.
"Jangan jadi penipu. Lu minta gue review jujur bisa sih. Berdasarkan hasil review dari temen-temen yang lain juga, bea cukai ini kayaknya isinya korupsi. Kandang korupsi gitu kan," papar Bima blak-blakan.
Menurut Influencer yang memiliki 236 ribu follower ini bilang orang yang tadi menghubunginya ketakutan. Bahkan sampai nangis-nangis. Sebab, orang itu hanya staf biasa yang bekerja di agensi tersebut.
"Mungkin dia kena oceh sama bosnya. Dan bosnya itu juga kena komplain dari bea cukai langsung. Dan nanti mungkin possibly pihak bea cukai juga tidak akan mengakui kalau mereka menunjuk sebuah agency untuk menangani crash communication mereka. Siapa sih communication officer yang kerja?" tanya Bima ketus.
Dikatakan, sebenarnya tidak apa-apa jika bea cukai mau melakukan campaign di media sosial untuk membentuk representasi yang bagus.
Ditawari Endorse Bea Cukai, TikToker Bima Yudho Saputro Blak-Blakan Serang Balik, Bea Cukai Ini Kandang Korupsi- fin/@awbimax-Tiktok
"Cuma caranya salah. Udah jelas-jelas krisisnya terjadi instansi mereka sendiri. Pakai acara cari Q public lain untuk review seolah-olah bagus gitu. Lu mau gua review beneran, nggak mungkin. Pasti lu maunya diskrip gitu kan. Yang bener-bener aja deh, aduh pusing gue," pungkas Bima.
Netizen pun ramai-ramai mengomentari keberanian Bima di akun TikToknya. Warganet menyebut agensi Bea Cukai salah memilih Bima Yudho Saputro untuk endorse.
Tanpa dikomando, mereka langsung mengkritik habis Bea Cukai dan agensi yang menawari kerjasama kepada Bima.
Selain itu, netizen menyayangkan Bea Cukai sebagai lembaga negara malah menyewa buzzer untuk membersihkan nama baiknya.