Kesehatan

Mengenal Penyakit GERD: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya di Sini

fin.co.id - 03/05/2024, 07:31 WIB

Mengenal Penyakit GERD: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya di Sini

FIN.CO.ID - Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang semakin umum terjadi di seluruh dunia.

Meskipun sering kali diabaikan, pengetahuan mengenai penyebab, gejala, dan cara pengobatannya sangatlah penting untuk mencegah dampak yang lebih serius bagi kesehatan.

Gaya hidup tak sehat picu gerd. Sumber foto: pixabay--

Apa Itu GERD?

GERD adalah suatu kondisi di mana asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan) dan menyebabkan gejala yang tidak nyaman.

Normalnya, katup antara lambung dan esofagus (sfingter esofagus bawah) akan menutup setelah makan untuk mencegah asam lambung naik kembali.

BACA JUGA:

Namun, pada penderita GERD, katup ini tidak berfungsi dengan baik, sehingga asam lambung dapat mengalir ke esofagus.

Penyebab GERD

  1. Diet dan Gaya Hidup : Konsumsi makanan pedas, berlemak, dan berkarbonasi dapat meningkatkan risiko GERD. Begitu pula dengan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
  2. Obesitas : Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada perut dan memperbesar risiko GERD.
  3. Kehamilan : Perubahan hormonal dan tekanan mekanis pada perut selama kehamilan dapat menyebabkan gejala GERD.
  4. Penyakit tertentu : Beberapa kondisi medis, seperti hernia diafragma, dapat meningkatkan risiko terkena GERD.

GERD yang Tidak Diobati Picu Asma yang Tak Kunjung Sembuh, Image oleh Darko Djurin dari Pixabay--

Gejala GERD

  1. Heartburn (sensasi terbakar di dada) : Gejala paling umum dari GERD adalah sensasi terbakar di dada yang seringkali muncul setelah makan atau saat berbaring.
  2. Regurgitasi (rasa asam atau makanan kembali ke mulut) : Penderita GERD seringkali mengalami regurgitasi, di mana asam lambung atau makanan yang tidak tercerna kembali naik ke mulut.
  3. Sakit Tenggorokan : Asam lambung yang naik dapat menyebabkan sakit tenggorokan, batuk, dan suara serak.
  4. Gangguan Tidur : Gejala GERD dapat mengganggu tidur, terutama jika terjadi regurgitasi saat berbaring.

BACA JUGA:

Cara Pengobatan

  1. Perubahan Gaya Hidup : Mengubah pola makan dengan menghindari makanan pedas, berlemak, dan berkarbonasi, serta menghindari merokok dan alkohol dapat membantu mengurangi gejala GERD.
  2. Obat-obatan : Dokter dapat meresepkan obat antasida, inhibitor pompa proton (PPI), atau obat lainnya untuk mengurangi produksi asam lambung dan meredakan gejala.
  3. Pengobatan Bedah : Jika gejala GERD tidak membaik dengan pengobatan konservatif, prosedur bedah seperti fundoplikasi dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki katup sfingter esofagus bawah.

Penyakit GERD bukanlah masalah sepele dan dapat berdampak serius pada kualitas hidup seseorang. Penting untuk mengenali gejala dan faktor risiko GERD serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala GERD untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

BACA JUGA:

Brigita
Penulis
-->