Saat stres, tubuh melepaskan hormon yang mempercepat detak jantung dan tekanan darah, meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah, dan mempersempit pembuluh darah koroner.
3. Konsumsi Kafein Berlebihan
Kafein memang bisa meningkatkan fokus dan energi, tapi terlalu banyak bisa memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah, mempersempit pembuluh darah koroner, dan meningkatkan risiko serangan jantung.
4. Cuaca Dingin
Udara dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah koroner, sehingga aliran darah ke jantung terhambat dan meningkatkan risiko serangan jantung.
5. Konsumsi Makanan Tertentu
Makanan berlemak tinggi, tinggi kolesterol, dan tinggi gula dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri, yang pada akhirnya dapat menyumbat aliran darah ke jantung dan memicu serangan jantung.
6. Paparan Polusi Udara
Polusi udara, terutama partikel halus, dapat memicu peradangan pada pembuluh darah, meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah, dan memperburuk penyakit jantung.
7. Kurang Tidur
Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan stres, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
8. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, detak jantung, dan trigliserida, serta memicu peradangan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Pertolongan Pertama saat Serangan Jantung