Sementara itu, Budiman yang juga dewan pakar tidak mendiskusikan komposisi kabinet Prabowo, melainkan mengenai berbagai program. Pasalnya, program itu yang akan dijalankan Menteri Pertahanan (Menhan) RI tersebut saat menjadi presiden pada Oktober 2024 maupun kabinetnya nanti.
Berbagai program itu, kata dia, kebanyakan merupakan kelanjutan dari program Presiden Jokowi. Di antaranya, kata dia, seperti hilirisasi, digitalisasi, dekarbonisasi, optimalisasi dana desa, serta sumber daya manusia (SDM) yang meliputi program makan siang gratis.
BACA JUGA:
- Beredar Nama-Nama Menteri Kabinet Prabowo, Pengamat: Dulu Jokowi Menang Juga Begitu
- Rapat Kabinet Jokowi Bahas Makan Siang Gratis, Begini Tanggapan Tom Lembong
Selain itu, sambung Budiman, akan terdapat pula penguatan program geopolitik yang akan menjadi ciri khas Prabowo dalam pemerintahan 5 tahun ke depan, terutama terkait strategi turunan dari prinsip politik bebas aktif.
"Apakah nanti akan membangun multikulturalisme, bagaimana menjaga keseimbangan dan perdamaian dunia, serta menguraikan ketegangan minimal di Indo-Pasifik. Itu akan jadi kekuatan Pak Prabowo," tuturnya.
Sebelumnya, calon wakil presiden terpilih Pilpres 2024 Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Prabowo akan menentukan susunan kabinet pemerintahannya. Sementara, kata dia, Presiden Joko Widodo akan memberi masukan.
"Pak Prabowo yang akan menentukan, ya. Mungkin (Presiden Jokowi memberi) masukan, tetapi penentuannya di Pak Prabowo, ya," ucap Gibran saat ditemui usai menghadiri silaturahim dan buka puasa bersama di Kuningan, Jakarta, Senin 25 Maret 2024.
Kendati susunan kabinet ditentukan Prabowo, ia mengaku juga akan dilibatkan dalam pembicaraan menggodok pemerintahan selanjutnya.
"Pasti (dilibatkan). Sudah lama dari kemarin-kemarin. Sudah dibicarakan dari kemarin-kemarin," ujarnya.
BACA JUGA:
- Penyususan Kabinet Prabowo-Gibran Masih Tahap Diskusi Informal
- Bocoran Nama-Nama Kabinet Prabowo-Gibran Tersebar, TKN Pastikan Hoaks: Itu Hanya Prediksi