“Kami sekarang masih menghimpun informasi. Kami juga sudah memeriksa pemilik hajatan atau pesta, kades, rekan korban dan saksi-saksi yang ada di sana,” katanya yang dikutip dari Tribun Palembang pada Kamis, 8 Februari 2024.
Lanjutnya, berdasarkan pengakuan sejumlah saksi yakni pemilih hajatan dan kades, tak ada yang kenal dengan korban.
BACA JUGA:
- Cekrek! Ini Foto Kemesraan Bossman Mardigu dan Selingkuhannya Destaza Hidayat yang Beredar di Medsos
- Prabowo Unggah Momen Sarungan Nonton Timnas RI vs Jepang, Netizen: Persis Bapak Saya
“Dilihat dari identitasnya, korban merupakan warga Mangun Jaya, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan,” ujarnya.
Ferly meneruskan pihaknya juga meminta keterangan dari keluarga korban, tetapi merak tidak ingin melanjutkan pemeriksaan atau diperpanjang.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum atau autopsi,” terangnya.
Namun begitu, Ferly menegaskan akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.
“Kasus ini, masih terus kami selidiki terutama untuk memanggil teman-teman korban. Apakah betul korban ini meninggal karena diduga overdosis atau ada hal ini. Bila memang nantinya karena overdosis, akan lebih intens lagi kami melakukan penyelidikan, barangnya dari mana, mereka beli dimana dan berapa banyak,” ungkap Ferly.
View this post on Instagram