News . 08/02/2024, 12:20 WIB
Tapi saat kamu sedang berolahraga, detak jantung normal kamu bisa meningkat hingga 150-200 denyut per menit.
Ini disebut sebagai target heart rate.
Nah, bagaimana jika detak jantung normal kamu melebihi atau kurang dari batas normal?
Ini bisa menandakan adanya gangguan irama jantung atau aritmia.
Aritmia adalah kondisi di mana jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.
Aritmia bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan tiroid, atau gaya hidup tidak sehat.
Aritmia bisa berbahaya bagi kesehatan jantung kamu.
Jika detak jantung normal kamu terlalu cepat, jantung bisa kelelahan dan tidak bisa memompa darah dengan baik.
Jika detak jantung normal kamu terlalu lambat, jantung bisa tidak bisa menyuplai oksigen dan nutrisi yang cukup ke seluruh tubuh.
Jika detak jantung normal kamu tidak teratur, jantung bisa tidak bisa berfungsi secara optimal.
Jika kamu mengalami gejala seperti sesak napas, nyeri dada, pusing, atau lemas, segera konsultasikan dengan dokter.
Dokter bisa melakukan pemeriksaan seperti elektrokardiogram (EKG), holter monitor, atau tes stres untuk mengetahui apakah kamu mengalami aritmia atau tidak.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id