Kesehatan

Kenali 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Masa Penting Pertumbuhan Anak

fin.co.id - 05/02/2024, 17:03 WIB

fin.co.id - Seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) adalah masa awal kehidupan mulai dari pembentukan janin dalam kandungan selama 270 hari hingga dua tahun pertama setelah kelahiran, yang sering disebut sebagai golden period.

Selama masa kehamilan, organ-organ vital seperti otak, jantung, hati, ginjal, paru-paru, dan tulang mulai terbentuk, sementara dua tahun pertama setelah kelahiran menandai puncak perkembangan fungsi kognitif anak.

Masa 1000 HPK menjadi fase yang sangat penting karena pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi dengan cepat dan rentan, dengan dampak signifikan terhadap kualitas dan kesehatan generasi mendatang.

Pentingnya masa 1000 HPK menuntut perhatian khusus terhadap asupan gizi, mulai dari calon pengantin, calon ibu, janin, hingga anak.

Keberhasilan atau kegagalan asupan gizi selama periode ini dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, bahkan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit tidak menular, hambatan pertumbuhan kognitif, risiko stunting, dan rendahnya tinggi badan.

BACA JUGA: Contoh Gigitan Tungau Kasur, Kenali Penyebab Gatal-gatal yang Kamu Alami saat Ini

Pentingnya status gizi perempuan sebelum hamil dan selama menyusui juga tidak bisa diabaikan, karena dapat berpengaruh pada status gizi anak di masa depan.

Selama kehamilan, ibu disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menggunakan tablet tambah darah (TTD), mendapatkan pengetahuan tentang manfaat ASI, perawatan bayi, persiapan makanan pendamping ASI, dan menjalani program imunisasi.

Selama 730 hari pertama setelah kelahiran, fokus perhatian harus diberikan pada asupan nutrisi yang seimbang dan bervariasi, pencegahan penyakit melalui imunisasi, serta deteksi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dengan memahami dan memenuhi kebutuhan gizi pada masa 1000 HPK, dapat diupayakan agar generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan kompetitif.

Sejalan dengan informasi tersebut, dr. Fitri Hartanto, Sp.A (K), menjelaskan bahwa pada saat kelahiran, pertumbuhan otak hanya mencapai sekitar 25 persen.

Namun, ketika mencapai usia dua tahun, pembentukan otak mengalami percepatan mencapai 80 persen, yang kemudian mengurang menjadi 15 persen pada usia lima tahun.

BACA JUGA: Bukan Kaleng-Kaleng! OPPO Kenalkan Reno11 F 5G, Usung Desain Magnetic Particle Mirip Kaca Dengan Kamera Sunshine Ring

Menurut dr. Fitri, terdapat tiga tahap krusial dalam perkembangan anak hingga usia enam tahun, yakni fase pembuka (0-6 bulan), fase kritis (1000 HPK), dan fase sensitif (0-awal 6 tahun). Ketiga fase ini dikenal sebagai periode emas atau golden period dalam perkembangan seorang anak.

"Golden period merupakan periode yang perlu kita perhatikan karena sel-sel otak sedang membangun jaringan-jaringan yang sangat sensitif. Ini membentuk sirkuit jaringan otak yang lebih kuat. Untuk mencapai hal ini, nutrisi menjadi krusial agar otak dapat mengalami perkembangan optimal. Hal ini juga dipengaruhi oleh hormon-hormon dan kasih sayang dari orang tua," ungkap dr. Fitri.

Kiky Adeana Sisca
Penulis
-->