Survei tersebut melalui wawancara tatap muka terhadap 1.364 responden pada tanggal 29 November—4 Desember 2023.
Para responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.
Dengan metode ini, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen, margin of error penelitian kurang lebih 2,65 persen.