Beralih ke 150 tahanan Palestina yang akan dibebaskan dengan imbalan 50 sandera Israel, Dr Zomlot mengatakan Israel yang lebih dulu menyandera anak-anak Palestina sebelum tanggal 7 Oktober.
"Anak-anak dipenjara tanpa tuduhan, pengadilan atau akses kepada orang tua mereka", katanya.
“Bagi orang Israel, setiap orang Palestina adalah teroris, bagi orang Israel, setiap orang yang mendukung hak-hak kami, setiap orang yang menyerukan diakhirinya pendudukan, adalah seorang antisemit, " imbuhnya. (*)