Usai disetujui oleh DPR RI dalam rapat paripurna tersebut, kini Agus Subiyanto tinggal menunggu pelantikan oleh Presiden Jokowi sebagai panglima TNI.
Berdasarkan rangkaian agenda serah terima jabatan panglima TNI, seperti disampaikan asisten personel (aspres) panglima TNI kepada wartawan, pelantikan panglima baru TNI akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11), pukul 10.00 WIB.
Kegiatan itu dirangkai dengan Upacara Serah Terima Jabatan Panglima TNI di Plaza Mabes TNI, Jakarta, pukul 13.30 WIB, dan dilanjutkan dengan acara pisah sambut serta tradisi pelepasan Laksamana TNI Yudo Margono.
Komisi I DPR Setujui Jenderal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI
Pencalonan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI pengganti Laksamana Yudo Margono disetujui DPR.
Persetujuan diberikan Jenderal TNI Agus Subiyanto melewati uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR RI, Jakarta, Senin, 13 November 2023.
"Komisi I DPR RI memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI," kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid membacakan hasil rapat terkait dengan uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI.
Dikatakan Meutya keputusan itu secara bulat, yang artinya tidak ada anggota Komisi I yang menyampaikan sikap berbeda terhadap pencalonan Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan tidak ada catatan dari Komisi I DPR RI atas pencalonan Agus.
BACA JUGA:
- 3 Jenderal Bintang 3 Ini Calon Kuat KSAD Pengganti Jenderal Agus Subiyanto
- Dicalonkan Jadi Panglima TNI, Agus Subiyanto akan Revisi Doktrin Lama
"Tidak ada catatan yang mengiringi, hanya harapan, Bapak Agus Subiyanto profesional, menjaga netralitas TNI, dan memperhatikan kesejahteraan prajurit," kata Meutya.
Ia juga berharap Agus Subiyanto dapat menjaga kemitraan antara TNI dan Komisi I DPR RI tetap berjalan.
Setelah persetujuan atas uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI dan verifikasi faktual ke kediaman KSAD Jenderal Agus pada hari Senin, Komisi I akan mengirimkan surat kepada pimpinan DPR RI.
"Dari sini kemudian siang ini kami akan mengunjungi rumah pribadi beliau sebagai salah satu syarat dari verifikasi faktual sekaligus silaturahmi. Setelah itu, kami akan bersurat ke pimpinan DPR, insyaallah, diagendakan pada tanggal 21 November," ujarnya.