FIN.CO.ID - KH Mustofa Bisri atau Gus Mus mengkritik praktik politik dinasti melalui puisinya. Puisi itu dibacakan Gus Mus pada Selasa, 31 Oktober 2023 di Taman Budaya Surakarta.
Puisi Gus Mus soal Politik Dinasti:
Ada sirup rasa jeruk dan Durian...
Ada keripik rasa keju dan Ikan...
Ada Republik rasa Kerajaan...
Puisi Gus Mus ini pun viral di media sosial. Meski tidak menyebut nama, publik sudah tahu maksud dari puisi tersebut.
BACA JUGA:
- Partai Garuda Sindir Pendukung Ganjar yang Kini Menyerang Jokowi dengan Label Politik Dinasti
- Gibran: Yang Ribut Politik Dinasti, Kita Tahu Orangnya Siapa, yang Ribut Itu-itu Saja
Politik dinasti belakangan ramai dibicarakan publik pasca Gibran Rakabuming Raka secara mengejutkan menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Yang membuat sebagian besar publik kecewa adalah caranya. Dimana Gibran lolos menjadi cawapres setelah ada putusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang ketuanya Anwar Usman adalah paman Gibran. Dengan menjadi cawapres Prabowo, otomatis Gibran bukan lagi kader PDIP.
Sebelumnya, sang adik yaitu Kaesang Pangarep yang baru 2 hari menjadi anggota PSI (Partai Solidaritas Indonesia) mendadak menjadi ketua umum.
Manuver anak-anak Presiden Jokowi ini membuat sebagian publik kecewa. Sebab, sebelumnya Jokowi dalam beberapa kesempatan tidak setuju Gibran maju Pilpres 2024.
Tetapi, faktanya berbeda. Bahkan, Jokowi terang-terangan merestui majunya Gibran yang berpasangan dengan Prabowo itu.
