Ia pun menjelaskan, selain ambulans, Dinkes Kota Tangerang juga menyiapkan layanan Rumah Sakit rujukan, jika dibutuhkan penanganan lebih lanjut atau serius. Selain itu, juga disediakan obat-obatan, tabung oksigen, dan nebulizer.
Terlebih, fokus pada pemantauan kondisi kesehatan dan keamanan seluruh petugas yang tengah berjuang melakukan pemadaman api, yang hingga saat ini diketahui masih berkobar.
BACA JUGA:
- Tanggulangi Kekeringan Lahan Pertanian, Sungai di Kabupaten Bekasi Dinormalisasi
- Polisi Tangkap Kakak yang Tega Bunuh Adiknya di Bekasi, Pisau Hingga Tabung Gas Jadi Barang Bukti
"Dalam kondisi kebakaran hebat seperti ini, gejala yang akan timbul ialah batuk-batuk, pusing dan sesak. Itulah yang kita antisipasi sedini mungkin. Apalagi pemadam yang bekerja sejak sore, menerjang api dan asap, itu yang dipantau penuh, selain menyisir kesehatan warga sekitar," tegas dr Dini.
Lanjutnya, petugas kesehatan di lapangan saat ini telah mendistribusikan masker untuk seluruh petugas, atau pihak-pihak yang tengah berada di lokasi kejadian. Selanjutnya, pembagian masker akan menyisir para warga disekitar TPA Rawa Kucing Kota Tangerang ini.
"Sejak sore hingga saat ini, petugas kesehatan baik dokter maupun perawat dan ambulans stanby, dan akan terus mendampingi hingga situasi terkendali. Tak menutup kemungkinan akan ditambah jika kondisi memburuhkan," katanya.