Friday the 13th memang sudah menjadi bagian dari budaya populer di banyak negara.
Banyak film, buku, lagu, dan acara TV yang mengambil tema atau judul dari hari ini.
Misalnya saja film horor Friday the 13th yang menceritakan tentang pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Jason Voorhees, seorang pembunuh bertopeng hoki yang membantai para remaja di Camp Crystal Lake.
Tapi, apakah benar Friday the 13th itu sial? Apakah ada bukti ilmiah atau statistik yang mendukung hal ini?
Ataukah ini hanya mitos belaka yang dipercaya oleh orang-orang yang takhayul?
Nah, ternyata tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini.
Ada beberapa penelitian yang mencoba menguji apakah ada hubungan antara Friday the 13th dengan kecelakaan, kematian, atau kejadian buruk lainnya.
Namun, hasilnya bervariasi dan tidak konsisten.
Jadi, bisa dibilang bahwa Friday the 13th itu adalah sebuah fenomena sosial dan psikologis yang dipengaruhi oleh banyak faktor yang dipercayai oleh mereka.
Tidak ada bukti ilmiah atau statistik yang pasti yang bisa membuktikan atau membantah kebenaran dari mitos ini.
Semua tergantung pada bagaimana kita menyikapi dan menghadapi hari ini.
Bagi sebagian orang, Friday the 13th mungkin adalah hari yang biasa saja, tidak ada yang istimewa atau menakutkan.
Bagi sebagian orang lain, Friday the 13th mungkin adalah hari yang harus dihindari atau diwaspadai.
Bagi sebagian orang lagi, Friday the 13th mungkin adalah hari yang menyenangkan atau menantang.
Tidak ada salahnya kok kalau kamu percaya atau tidak percaya dengan mitos Friday the 13th.