Mengenal Asal-usul Friday the 13th yang Jatuh Kemarin Hari: Mengapa Dianggap Sial dan Menyeramkan?

fin.co.id - 14/10/2023, 11:44 WIB

Mengenal Asal-usul Friday the 13th yang Jatuh Kemarin Hari: Mengapa Dianggap Sial dan Menyeramkan?

Asal-usul Friday the 13th, Image: Cottonbro Studio / Pexels

Ada juga teori lain yang mengatakan bahwa Friday the 13th berasal dari mitologi Nordik. 

Dalam mitologi Nordik, ada cerita tentang dewa Odin yang mengadakan pesta di Valhalla, tempat para pejuang yang gugur bersemayam. 

Dalam pesta itu, ada 12 dewa yang diundang, yaitu Odin, Thor, Balder, Tyr, Bragi, Heimdall, Vidar, Vali, Ullr, Forseti, Njord, dan Freyr. 

Namun, ada satu dewa yang tidak diundang, yaitu Loki, dewa kejahilan dan kekacauan. 

Loki pun datang tanpa diundang dan menyamar sebagai seorang wanita tua. Ia berhasil membujuk Hodr, saudara tiri Balder yang buta, untuk melemparkan sebuah mistletoe ke arah Balder. 

Mistletoe adalah satu-satunya benda yang bisa membunuh Balder, yang dikatakan sebagai dewa paling baik dan dicintai oleh semua makhluk. 

Akibatnya, Balder tewas dan Loki berhasil mengacaukan pesta itu. Oleh karena itu, angka 13 dan tamu yang tidak diundang dianggap sebagai pembawa sial.

Berapa Kali Friday the 13th Terjadi?

Friday the 13th terjadi ketika hari ke-13 dalam kalender masehi (yang dipakai saat ini) jatuh pada hari Jumat. 

Dalam setahun, hari Jumat tanggal 13 sedikitnya terhitung hanya ada satu sampai tiga kali. 

Hal ini tergantung pada bulan dan tahunnya. Misalnya, pada tahun 2020, ada dua kali Friday the 13th, yaitu pada bulan Maret dan November. 

Sedangkan pada tahun 2021, hanya ada satu kali Friday the 13th, yaitu pada bulan Agustus. 

Namun, pada tahun 2026, akan ada tiga kali Friday the 13th, yaitu pada bulan Februari, Maret, dan November.

Mitos dan Fakta Friday the 13th

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID