Palestina Israel Panas! Hamas Ngamuk Bunuh 250 Orang Israel, Benjamin Netanyahu Janji Beri Balasan Mematikan

fin.co.id - 08/10/2023, 07:30 WIB

Palestina Israel Panas! Hamas Ngamuk Bunuh 250 Orang Israel, Benjamin Netanyahu Janji Beri Balasan Mematikan

Api dan asap membubung di menara apartemen Palestina menyusul serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu, 7 Oktober 2023. Hamas membalas dengan menembakkan ribuan roket ke Israel (Foto AP/Adel Hana)

Mayat warga sipil Israel berserakan di jalan-jalan Sderot di Israel selatan, dekat Gaza, dikelilingi pecahan kaca.  Mayat seorang wanita dan seorang pria tergeletak di kursi depan mobil.

 “Saya keluar, saya melihat banyak mayat teroris, warga sipil, mobil ditembak. Lautan mayat, di dalam Sderot sepanjang jalan, tempat-tempat lain, banyak mayat,” kata seorang warga Israel yang ketakutan Shlomi  melalui telepon dan siaran langsung TV

Di Gaza, asap hitam dan api oranye membubung ke langit dari sebuah menara tinggi yang terkena serangan balasan Israel.  

Kerumunan orang yang berkabung membawa jenazah militan yang baru terbunuh melalui jalan-jalan, dibungkus dengan bendera hijau Hamas.

Korban tewas dan terluka di Gaza dibawa ke rumah sakit yang rusak Indonesia penuh sesak karena kekurangan pasokan dan peralatan medis.  

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 232 orang tewas dan sedikitnya 1.700 orang terluka.

Jalanan sepi, kecuali ambulans yang melaju menuju lokasi serangan udara.  Israel memutus aliran listrik, membuat kota Gaza gelap gulita.

Amerika Dukung Israel. 

Presiden Amerika Joe Biden mengutuk serangan Hamas dan berjanji akan memberikan bantuan ke Israel. 

 Presiden Joe Biden di televisi nasional AS mengatakan Israel memiliki hak untuk membela diri dan mengeluarkan peringatan yang blak-blakan.

 “Ini bukan saatnya bagi pihak mana pun yang memusuhi Israel untuk mengeksploitasi serangan-serangan ini untuk mencari keuntungan. Dunia sedang menyaksikannya,” ujarnya.

Joe Biden mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika Serikat sedang melakukan pembicaraan intensif dengan Israel mengenai kebutuhan khusus mereka dalam menanggapi serangan itu, dan mencatat bahwa Washington selalu memberikan informasi intelijen yang tepat waktu.  

Di Timur Tengah, terjadi demonstrasi yang mendukung Hamas, dengan pembakaran bendera Israel dan AS dan pengunjuk rasa yang mengibarkan bendera Palestina di Irak, Lebanon, Suriah, dan Yaman.

Serangan Hamas secara terbuka dipuji oleh Iran dan Hizbullah, sekutu Iran di Lebanon.

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca