- Masukkan nomor telepon:
- Pilih negara dari daftar tarik turun. Daftar akan mengisi kode negara di kotak sebelah kiri secara otomatis
- Masukkan nomor telepon Anda di kotak sebelah kanan. Jangan masukkan angka nol (0) di depan nomor telepon - Ketuk Selesai untuk menerima kode pendaftaran. Jika diminta, kamu juga dapat mengetuk Hubungi saya untuk menerima kode melalui panggilan telepon
- Masukkan kode pendaftaran 6 digit yang diterima melalui SMS atau panggilan telepon
Jika Tidak Menerima Kode 6 Digit Melalui SMS
- Tunggu hingga bar kemajuan selesai dan coba lagi. Waktu tunggu dapat berlangsung hingga 10 menit
- Jangan menebak kode atau akan terkunci selama jangka waktu tertentu
- Jika waktu timer berakhir sebelum kamu menerima kode pendaftaran, opsi untuk meminta panggilan telepon akan ditampilkan. Pilih opsi Panggil saya untuk meminta panggilan. Ketika menerima panggilan, mesin suara otomatis akan memberi tahu kode pendaftaran 6 digit. Masukkan kode ini ke aplikasi WhatsApp Business
Jika ada masalah saat mendaftar, coba langkah sebagai berikut:
- Matikan telepon selama 30 detik, kemudian nyalakan kembali
- Hapus instalan lalu instal ulang aplikasi WhatsApp Business versi terbaru DI SINI
- Periksa sinyal seluler dengan mengirim SMS percobaan dari telepon lain ke nomor telepon yang sedang kamu daftarkan. Masukkan nomor telepon persis seperti yang kamu masukkan di aplikasi WhatsApp Business. Termasuk kode negara
- Selesai. Kamu sudah bisa menggunakan WhatsApp Business untuk aktivitas bisnis
Pebisnis Dapat Tawarkan Lebih Banyak Layanan
Melalui fitur WhatsApp Business bernama Flows, pebisnis dapat menawarkan lebih banyak layanan.
Seperti layanan memesan makanan atau minuman, membeli produk fashion, membeli tiket pesawat, tiket kereta sekaligus memilih kursi atau tempat duduk serta transaksi jual beli lainnya. Semua itu dapat dilakukan langsung dari chat WhatsApp (WA).
Melalui WhatsApp Business, pelaku bisnis juga dapat menawarkan layanan beragam. Tersedia pula formulir untuk berbagai kebutuhan.
Pebisnis kuliner misalnya. Mereka bisa menampilkan katalog menu agar bisa dilihat oleh customer. Termasuk fitur janji ketemu dengan pelanggan.
Selanjutnya, pilihan menu tersebut ditaruh ke keranjang belanja. Kuantitasnya juga bisa diatur sendiri. Mau pesan 1, 2 atau 3 bebas.
Caranya sama seperti pesan makanan di aplikasi pesan antar makanan. Bedanya, semua bisa dilakukan langsung di chat WA. Untuk harga sudah tertera secara otomatis.
BACA JUGA:
- WhatsApp Luncurkan Fitur Baru Lagi, Namanya Flows, Seperti Apa Itu?
- Jangan Kaget! WhatsApp Hapus Menu Status, Sekarang Namanya Updates, Status Jadi Sub Menu

WhatsApp Business Mirip e-commerce-fin/WhatsApp-