Layar AMOLED dan OLED- Layar merupakan salah satu komponen penting dari sebuah smartphone. Layar yang berkualitas akan memberikan pengalaman visual yang lebih baik, sehingga pengguna dapat menikmati konten multimedia dengan lebih puas.
Saat ini, ada dua jenis layar yang umum digunakan pada smartphone, yaitu layar OLED dan AMOLED. Kedua jenis layar ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Pengertian Layar OLED
OLED merupakan singkatan dari Organic Light Emitting Diode. Layar OLED menggunakan lapisan organik yang dapat menghasilkan cahaya sendiri.
Setiap piksel pada layar OLED terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan elektroda dan lapisan organik. Ketika lapisan elektroda diberi arus listrik, lapisan organik akan menghasilkan cahaya.
BACA JUGA:
- Spesifikasi Redmi Note 13 Pro+: RAM hingga 16GB LDDR5, Layar OLED 1.5K 120Hz, Kameranya 200MP
- Sama-Sama Punya Layar AMOLED 6,67, Xiaomi 13T vs Redmi Note 13 Pro Mana yang Paling Jos?
Kelebihan Layar OLED
Layar OLED mempunyai kontras yang tinggi dan warnag gang cerah dan akurat. Meskipun laya OLED mempunyai tingkat kecerahan tinggi, namun tipe layar ini punya kunsumsi daya baterai yang rendah.
Selain itu, laya OLED punya angle of view yang luas serta fleksibilitas yang tinggi.
Kekurangan Layar OLED
Meski layar ini punya kelebihan dadi yang lain, namun layar OLED mempunyai kekurangan yakni mudah terbakar dan harganya yang relatif mahal.
Pengertian Layar AMOLED
AMOLED merupakan singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode.
Layar AMOLED merupakan pengembangan dari layar OLED. Layar AMOLED memiliki lapisan transistor yang berfungsi untuk mengontrol setiap piksel pada layar.