"Kami sudah mengirimkan surat tinggal nunggu respons kesediaan waktu dari pihak lembaga penyiaran," kata Aliyah.
Aliyah belum bisa memastikan potensi pelanggaran yang dilakukan stasiun tv. "Ini yang sedang kita kaji," jelasnya.
BACA JUGA:
- 99 Persen Ridwan Kamil Jadi Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo, Ini Kode dari PDI Perjuangan
- Ganjar Pranowo Muncul di Iklan Azan Magrib, KPI Respon Begini...
Ganjar Pranowo Dicap Politik Identitas:
Capres PDI-Perjuangan Ganjar Pranowo jadi bahan bully-an di media sosial. Dia disebut sedang memainkan politik identitas.
Pasalnya, mantan Gubernur Jawa Tengah ini tampil di video klip azan magrib di salah satu televisi swasta milik Partai Perindo.
Dalam tayangan tersebut, Ganjar Pranowo tampak mengenakan baju koko warna putih, peci hitam dan sarung batik.
Dia juga nampak berwudhu. Dia lalu masuk ke masjid dan menyalami jamaah.
Ganjar Pranowo kemudian terlihat sedang menjadi makmum saat melakukan salat di sebuah masjid.
Video azan ini jadi bahan pembicaraan netizen. Pasalnya, selama ini ada pihak-pihak yang selalu menyindir capres tertentu dengan politik identitas.
Tagar #politikIdentitas pun trending di Twitter. Salah satu loyalis capres Anies Baswedan, Geisz Chlaifah kemudian menyindir mereka yang kerap mengungkit isu politik identitas.
"Jangan gunakan politik identitas!!! Jangan gunakan agama untuk kepentingan politik!!! Lalu adzan magrib dijadikan alat kampanye oleh mereka sendiri. Bangke!" tulis Geisz di Twitternya.
Netizen juga menulis unek-uneknya dengan tagar politikidentitas hingga menggema di Twitter.
"Ganjar Pranowo itu jelas jelas melekat sebagai Bapak Politik Identitas. gak usah malu mengakui nya bung" tuloa akun @Hukumdan