Viral, Rocky Gerung Dilabrak Emak-Emak Pendukung Jokowi di Depan Kantor Polisi, Didorong dan Dikata-katain

fin.co.id - 07/09/2023, 13:24 WIB

Viral, Rocky Gerung Dilabrak Emak-Emak Pendukung Jokowi di Depan Kantor Polisi, Didorong dan Dikata-katain

Rocky Gerung dilabrak emak emak


Rocky Gerung Kritik Kebijakan Presiden Jokowi Namakan Ibu Kota Negara Baru Sebagai [email protected]/@Jokowi-Instagram

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, pemeriksaan Rocky Gerung tidak terkati dengan penghinaan terhadap Presiden Jokowi yang menyebut 'bajingan tolol'. 

Djuhandhani menjelaskan, Rocky Gerung dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait dengan ujaran kebencian bukan penghinaan terhadap Presiden.

"Jadi, tidak ada dalam undangan (permintaan klarifikasi) itu terkait dengan penghinaan terhadap Presiden. Ini sebagai penegasan dan kami meluruskan tentang apa yang disampaikan oleh Rocky Gerung," kata Djuhandhani di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu 6 September 2023.

BACA JUGA:

Djuhandhani menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan terhadap Rocky Gerung terkait dengan dugaan penyebaran berita bohong sehingga menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Dugaan berita bohong itu telah menimbulkan keonaran di beberapa daerah, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Tangerang Kota, dan Bekasi.

Selain itu, terkait dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan Pasal 45 juncto Pasal 28 Undang-Undang ITE tentang penyebaran berita mengandung kebencian.

"Dalam pemeriksaan tadi, sudah dilaksanakan. Kami tanyakan sekitar 47 pertanyaan. Hasil sementara kami masih melaksanakan proses-proses lagi dalam penyelidikan," kata Djuhandhani.

Adapun pertanyaan yang ditanyakan tadi kepada Rocky Gerung seputar beberapa berita yang dinyatakan dan yang klausulnya itu dianggap bohong oleh pelapor seperti tentang kelapa sawit, tentang Tiongkok, dan sebagainya.

"Itu yang menjadi objek bahwa itu berita bohong, tentu saja inilah yang menjadi bahan kami untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Rocky Gerung akan diperiksa kembali pada Rabu 13 September 2023. Djuhandhani mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 97 pertanyaan kepada Rocky Gerung.

Pemeriksaan pada Rabu 6 September kemarin, baru selesai 47 pertanyaan, sedangkan sisanya 50 pertanyaan akan ditanyakan kembali pada hari Rabu depan.

Alasan pihaknya melanjutkan pemeriksaan klarifikasi pekan depan karena Rocky Gerung memiliki keperluan yang bisa diterima alasannya oleh penyidik.

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca