AHY mengatakan dirinya sengaja menyampaikan secara terbuka kepada publik dengan harapan dugaan tersebut tidak benar-benar terjadi.
"Kalau politik apalagi pemilu itu diatur, yang boleh maju hanya A, B, kemudian yang tidak diinginkan oleh penguasa kalau bisa jangan terjadi, rasanya enggak sehat," jelasnya.
Lebih lanjut, AHY menilai pernyataan Luhut itu juga sebagai bentuk kebebasan berpendapat. Karenanya, ia berharap pemerintah dapat bersikap terbuka terhadap masukan ataupun kritik yang disampaikan oleh siapa saja.
"Saya menghormati kalau beliau menyampaikan itu, tetapi kami punya hak untuk menyampaikan pandangan dan juga apa yang kami rasakan," tuturnya. (*)