
Salah satu Acne-Free Captain El Rumi dari ERHA.-ERHA Indonesia-
"ERHA berupaya untuk terus berinovasi dan menjadikan ERHA Acne Center nomor 1 (satu) di Indonesia dengan menyediakan berbagai program perawatan kulit berjerawat yang dipersonalisasi, aman, dan efektif," ucap Alisa.
Menurut penelitian dari Herdyanti & Mansoor tahun 2020 tentang penderita jerawat di Indonesia, tercatat bahwa segmen dengan usia 18-24 tahun memiliki proporsi terbesar dengan porsi 57 persen.
Sementara segmen usia 25-34 tahun memiliki porsi 38 persen. Lalu, 50,4 persen dari remaja atau Gen Z di Indonesia juga membutuhkan perawatan dan pengobatan jerawat.
Hasil ini menggambarkan bahwa penderita jerawat di Indonesia lebih banyak dialami pada remaja usia akhir dan dewasa awal.
BACA JUGA:
Tentu dalam prosesnya, tidak banyak dari mereka pun merasa sedih dan putus asa karena tidak kunjung menemukan solusi perawatan yang tepat dalam mengatasi masalah jerawat.
Tetapi seperti yang sudah diketahui, setiap cerita pasti diharapkan memiliki akhir yang bahagia.
Berangkat dari harapan tersebut, ERHA Acne Center percaya dapat membantu masyarakat Indonesia.
Khususnya para remaja dengan menghadirkan solusi perawatan kulit berjerawat yang efektif dan menyenangkan untuk meraih akhir cerita yang bahagia, lewat kampanyenya #HappyAcneEnding.
Mendukung kampanyenya tersebut, ERHA Acne Center menghadirkan program perawatan yang dapat mengatasi masalah jerawat aktif dari tingkat yang ringan, sedang, hingga berat yaitu No Acne No Cry Program.
BACA JUGA:
Program ini bertujuan untuk mengurangi peradangan dan jerawat secara optimal, serta dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit pasien.