Kesehatan . 07/07/2023, 19:07 WIB
Sering buang air kecil dan haus berlebihan merupakan salah satu gejala awal diabetes yang paling umum. Hal ini terjadi karena ginjal tidak dapat menyerap gula darah yang terlalu tinggi, sehingga harus membuangnya melalui urine. Urine yang mengandung banyak gula akan menarik air dari tubuh, sehingga menyebabkan dehidrasi dan rasa haus yang tidak kunjung hilang.
2. Selalu merasa lapar dan lelah
Penderita diabetes sering kali tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka makan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya insulin atau resistensi insulin, yaitu kondisi di mana sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi. Akibatnya, penderita diabetes sering merasa lapar terus-menerus, meskipun sudah makan banyak. Selain itu, mereka juga mudah merasa lelah dan lesu karena kekurangan energi.
3. Penglihatan kabur dan gangguan pendengaran
Kelebihan gula dalam darah dapat merusak pembuluh darah kecil di mata dan telinga, sehingga dapat menyebabkan penglihatan kabur dan gangguan pendengaran. Penglihatan kabur ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata dan bisa kambuh, lalu sembuh. Jika tidak segera ditangani, kerusakan pada pembuluh darah ini bisa menjadi lebih parah dan menyebabkan kehilangan penglihatan atau pendengaran permanen.
4. Luka yang sulit sembuh
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat mengganggu proses penyembuhan luka pada penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh rusaknya saraf dan pembuluh darah yang menghambat sirkulasi darah dan oksigen ke area luka. Selain itu, sistem kekebalan tubuh penderita diabetes juga melemah, sehingga rentan terhadap infeksi bakteri atau jamur pada luka.
5. Infeksi kulit, mulut, atau saluran kemih
Penderita diabetes juga lebih mudah mengalami infeksi kulit, mulut, atau saluran kemih karena sistem imun mereka yang lemah. Infeksi kulit bisa berupa bisul, ruam merah, atau gatal-gatal. Infeksi mulut bisa berupa sariawan atau radang gusi. Infeksi saluran kemih bisa berupa rasa nyeri saat buang air kecil, bau urine yang tidak sedap, atau urine berwarna keruh.
6. Penurunan berat badan secara drastis
Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas bisa menjadi salah satu gejala awal diabetes tipe 1. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi, sehingga harus membakar lemak dan otot sebagai pengganti. Selain itu, penurunan berat badan juga disebabkan oleh hilangnya cairan tubuh akibat sering buang air kecil.
7. Nyeri atau kesemutan pada kaki atau tangan
Nyeri atau kesemutan pada kaki atau tangan bisa menjadi tanda adanya kerusakan saraf akibat diabetes. Kerusakan saraf ini disebut neuropati diabetik, yang dapat mengurangi sensitivitas dan fungsi saraf pada bagian tubuh tertentu. Jika tidak ditangani, neuropati diabetik bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti luka yang tidak terasa, infeksi, atau bahkan amputasi.
8. Mual dan muntah
Mual dan muntah bisa menjadi gejala awal diabetes yang mengindikasikan adanya kondisi yang disebut ketoasidosis diabetik. Ketoasidosis diabetik adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk mengolah glukosa, sehingga harus membakar lemak sebagai sumber energi. Hal ini menghasilkan zat yang disebut keton, yang dapat menumpuk dalam darah dan menyebabkan asam darah meningkat. Ketoasidosis diabetik adalah kondisi yang berbahaya dan membutuhkan penanganan medis segera.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id