- - Marah
- - Merasa tidak diterima dan dikucilkan
- - Merasa tak dihormati, dicintai, dan dihargai oleh pasangan
- - Putus asa
- - Merasa rendah diri
- - Merasa tidak tenang
- - Frustasi
- - Stress
BACA JUGA:Cara Bikin Google Form Disemua Perangkat
Dampak tersebut tidak muncul secara sekaligus namun bertahap. Korban silent treatment akan memendam perasaannya sendiri dan menarik diri dari pelaku.
Ciri Silent Treatment
Sikap silent treatment bisa diketahui dengan memperhatikan ciri-ciri yang tercermin dari perilaku terhadap korban yakni sebagai berikut.
- Bersikap dingin, bisa dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulan.
- Tak ada interaksi yang dalam.
- Cenderung menghindari seseorang. Tak ada kontak mata, sentuhan, dan sebagainya.
- Muncul perubahan drastis saat orang tertentu bertemu objek silent treatment.
BACA JUGA:Berikut Daftar Pemain Persita Saat Hadapi Barito Putra di Laga Perdana Liga 1 Musim 2023/2024
Ciri-ciri di atas bisa berbeda tiap orang. Namun pada intinya silent treatment adalah berupa pendiaman dan penghindaran satu orang ke orang lain.
Cara Mengatasi Silent Treatment
Tak perlu khawatir berlebihan saat Anda merasa menjadi objek perilaku silent treatment. Yang Anda butuhkan pertama kali adalah kesabaran dan kepala yang dingin untuk mengurai masalah dan meluluhkan pelaku silent treatment.
Secara rinci cara mengatasi silent treatment adalah sebagai berikut.
BACA JUGA:Komunitas Wara-Wiri Mengajar, Kenalkan Tempat Bersejarah di Tangerang Kepada Kaum Milenial
1. Jangan Panik, Diam Sejenak
Pelaku silent treatment memiliki motif yang beragam dalam artian sengaja atau tidak sengaja. Oleh karena itu Anda perlu tahu apakah sikap diamnya itu bersifat sementara untuk menghindari konflik atau dalam jangka waktu panjang. Untuk mengetahuinya, Anda harus tenang dan diam sejenak sambil mengawasi.