
Infografik survei Populix soal Empowering Circular Economy and Engaging Stakeholders for Effective Waste Management.-Populix-
Dari hasil survei yang dilakukan pada April 2023 terhadap 1.018 responden pria dan wanita, sebanyak 73 persen mengetahui program pemerintah dalam mengurangi sampah.
Mayoritas masyarakat juga turut berpartisipasi secara aktif dalam berbagai program pengelolaan sampah, baik yang dilakukan oleh pemerintah atau lingkungan sekitarnya. Sebagian besar dari mereka merupakan pekerja dan kaum muda.
BACA JUGA:
- Link Unduh GB WhatsApp Pro v20.50 Untuk Android dan iOS Terbaru Juni 2023, Ruang Simpan Hanya 50 MB
- GB WhatsApp Pro Apk v19.55 Terbaru 2023: Mampu Kirim Video Ukuran Besar 50 MB
Selain berpartisipasi secara individu, 80 persen responden juga mengajak kerabat terdekat mereka untuk ikut serta berpartisipasi dalam program pengelolaan limbah.
Adapun aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat yaitu:
- Membawa tas belanja (80 persen),
- Membawa botol minuman pribadi (75 persen),
- Membawa wadah pribadi untuk membeli produk tertentu (53 persen),
- Menggunakan plastik sampah daur ulang (45 persen),
- Menggunakan sedotan reusable (42 persen),
- Menggunakan paper bag (36 persen),
- Mengembalikan botol untuk brand tertentu (18 persen),
Inisiatif-Inisiatif Waste Management di Indonesia
Tidak hanya melalui program pemerintah, pelaku bisnis dan komunitas juga turut aktif dalam mengeluarkan gerakan sosial lingkungan seperti meluncurkan aplikasi waste management dan mengadakan berbagai kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah.
BACA JUGA:
- Link DANA Kaget 29 Juni 2023: Gratis Saldo Rp 60.000, Klaim Sekarang
- Yuk Kepoin! Berikut 6 Rekomendasi Kain Tenun Songket yang Wajib Kamu Koleksi
Beberapa aplikasi waste management yang paling sering digunakan masyarakat yaitu E-Recycle (54 persen), Mall Sampah (47 persen), Octopus (28 persen), Duitin (27 persen), Plasticpay (22 persen), Rekosistem (21 persen), Mountrash (16 persen), dan Rapel (11 persen).
Masyarakat menggunakan aplikasi tersebut setiap dua hari sekali. 54 persen masyarakat juga mengetahui merek yang memiliki program waste management yang melibatkan konsumennya.
Bahkan 81 persen masyarakat tertarik untuk mengikuti program yang dilakukan oleh merek tersebut karena ingin berkontribusi mengurangi sampah plastik (81 persen) dan ingin mengelola sampah lebih baik (69 persen).