
Pulse Lab Jakarta gabung United Nations Global Pulse Asia Pasifik, 22-23 Juni 2023.-Pulse Lab Jakarta-
Seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat, terdapat tuntutan yang lebih besar untuk mengembangkan dan menerapkan solusi inovatif yang lebih mampu menjawab tantangan dunia modern.
BACA JUGA:
- Intip Spesifikasi Honda CT 125: Tampilan Modern pada Motor Bebek Trail Klasik, Harganya Bikin Tercengang
- Gokil! Begini Bentuk Mercedes-Benz The New EQA, Mobil Model Entry Level Full Electric Terbaru 2023
Kebutuhan akan inovasi ini diperkuat dengan adanya pandemi COVID-19, di mana inovasi data dan transformasi digital terbukti menjadi kunci bagi pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menangani pemulihan pasca pandemi.
Kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia telah mendorong Pulse Lab untuk memperkuat efektivitas negara-negara anggota, serta sektor publik dan swasta.
Penasehat Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Kedutaan Besar Australia Madeline Moss juga buka suara pada kesempatan ini.
"Pemerintah Australia telah mendukung Pulse Lab Jakarta sejak tahun 2015 dan kami bangga dengan pencapaiannya," ucap Madaline.
BACA JUGA:
- Baca Petunjuknya Disini! Cara Menyadap WA Mantan Pakai Social Spy WhatsApp, Pasti Berhasil
- Harga iPhone 11 Terbaru Juni 2023, Turun Harga Sampai Segini Doang!
"Ada banyak hal yang dapat dibagikan dan dipelajari dari negara-negara di seluruh kawasan ini dan kami berharap dapat mendukung pengembangan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan melalui Global Pulse Asia Pasifik," sambungnya.
Pusat regional ini akan dibangun berdasarkan kinerja Pulse Lab Jakarta, yang telah sukses selama lebih dari satu dekade dalam melaksanakan proyek-proyek inovatif dan membangun kemitraan, serta menempatkan Indonesia dan PBB di garis depan dalam mendorong inovasi regional.
Bahkan United Nations Resident Coordinator di Indonesia, yakni Valerie Julliand juga coba menyampaikan pendapat atas acara ini.
"Selama bertahun-tahun, Pulse Lab telah memperkuat kapabilitas dan efektivitas perwakilan PBB dan para pemangku kepentingannya, dan sebagai pusat Asia Pasifik, mereka akan memberikan nilai tambah yang lebih besar lagi bagi kawasan ini," ujar Valerie.
BACA JUGA: