Meski jenazah Moses telah dikebumikan, sang ibu mengaku ada perasaan yang mengganjal dan meminta kebenaran terkait tabrak lari yang menimpa anaknya hingga tewas dibuka sebenar benarnya.
"Pasti dong (rasa mengganjal), kematian itu kan enggak main-main, hal itu enggak usah ditanyain pasti kalian semua tahu lah kan banyak di media kan yang diekspos, tapi saya minta satu kebenaran yang diungkapkan di dalamnya," jelasnya.
Sebelumnya Moses ditabrak dan dilindas oleh OS saat berada di Jalan Raya Bekasi, tepatnya di Gerbang Tol Cakung-Kelapa Gading, Cakung, Jakarta Timur pada Rabu (14/6) lalu.
BACA JUGA:Uang Siswa Digunakan Bayar Utang, Pemilik Travel yang Tangani Study Tour MAN 1 Bekasi Jadi Tersangka
BACA JUGA:Pemilik Travel Agent Pernah Dilaporkan ke Polisi, Sebelum Tilep Uang Study Tour Siswa MAN 1 Bekasi
Sebelum kejadian tabrak lari tersebut, Kanit Lakalantas Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Darwis Yunarta menjelaskan, korban dan juga pelaku sempat berserempetan di jalan hingga terlibat cekcok.
Saat itu Moses mengendarai sepeda motor Honda PCX berpelat nomor B 5595 KCH, dari arah yang sama OS menggunakan Toyota Avanza menabrak korban hingga tewas dan meninggalkan lokasi.