Kesehatan

Jadwal Imunisasi Anak Lengkap, Ini Jenis Vaksin dan Tingkatan Usia

fin.co.id - 08/05/2023, 21:01 WIB

Ilustrasi Imunisasi Campak pada Anak, Ilustrasi oleh Richard Duijnstee dari Pixabay

Jadwal Imunisasi Anak Lengkap, Ini Jenis Vaksin dan Tingkatan Usia 

Ada beberapa vaksin yang perlu diberikan kepada anak demi menurunkan risiko penyakit dan memperkuat daya tahan tubuh anak.

“Dari mulai lahir, vaksin sudah bisa diberikan,” kata Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, SpA(K).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuat program khusus vaksin bagi anak dari usia 0 hingga kelas 6 SD. 

Orang tua harus memperhatikan vaksin apa saja yang wajib diberikan kepada anak serta jadwal pemberiannya supaya anak mendapatkan vaksin lengkap dan menurunkan risiko penyakit pada anak.

BACA JUGA: Wajib Tahu! Segini Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah, Jangan Sampai Kena Pungli

Merujuk ketentuan dari Kemenkes, jadwal imunisasi rutin pada anak dimulai sejak usia 0. Pada 24 jam pertama, bayi yang baru lahir dapat diberikan vaksin hepatitis B.

Saat bayi menginjak 1 bulan, mereka dapat diberikan vaksin BCG untuk mencegah TBC dan vaksin OPV untuk mencegah polio. 

Untuk bayi berusia 2-4 bulan, vaksin yang dapat diberikan adalah DPT 1 untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus; vaksin OPV 2, PCV 1 untuk mencegah pneumonia; serta vaksin IPV untuk mencegah polio.

Saat bayi menginjak 9 bulan, berikan vaksin MR untuk mencegah campak dan rubella, bayi usia 10 bulan dengan vaksin JE untuk mencegah virus penyakit radang otak, bayi 12 bulan dengan PCV 3, dan bayi usia 18 bulan dengan DPT dan MR 2.

BACA JUGA: Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat D3 hingga S1

Hartono menjelaskan pemberian beberapa vaksin yang sama bagi anak sekolah dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit tertentu. 

Seiring bertambahnya usia, daya tahan tubuh akan semakin berkurang dan diperlukan vaksin lanjutan sebagai booster (penguat) pada tubuh.

Bagi anak usia kelas 1 SD, vaksin yang diberikan adalah DT dan MR, kelas 2 SD dengan vaksin Td untuk mencegah tetanus, kelas 5 SD dengan vaksin Td dan HPV 1 untuk mencegah kanker serviks, dan kelas 6 SD dengan vaksin HPV 2 sebagai booster.

Alergi vaksin pada anak terhitung sangat sedikit menurut Hartono. Saat anak memiliki alergi pada vaksin, bahan atau zat yang dapat membuat alergi kambuh pada anak akan dihindari dan tidak digunakan pada mereka.

Admin
Penulis
-->