Curug Citambur merupakan salah satu permata tersembunyi yang berada di Cianjur Selatan.
Curug ini memiliki keindahan, yang seolah membawa siapa pun yang datang ke sana seperti terserap ke negeri dongeng lantaran keindahannya.
Konon, nama Citambur dihubungkan dengan legenda setempat, yakni Prabu Tanjung Sanghyang Anginan yang kerap mengunjungi tempat tersebut untuk bersuci dan bersemedi.
Kedatangan sang prabu diikuti oleh pengikutnya yang menabuh alat musik tambur atau dogdog yang bunyinya terdengar hingga ke pelosok desa.
BACA JUGA:Bawa Kabur Gadis 16 Tahun, Pemuda Ini Ditangkap Polisi!
Cerita lainnya, nama Citambur berasal dari suara deburan air dari atas tebing yang menghunjam bebatuan di bawahnya sehingga menimbulkan bunyi seperti suara tambur.
Destinasi wisata ini terletak di Cianjur Selatan, tepatnya di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda.
Air terjun ini memiliki tinggi 100 meter, yang membuatnya menjadi curug tertinggi di Jawa Barat dan ketujuh tertinggi di Indonesia.
Kontur air terjun yang bertingkat-tingkat berbaur serasi dengan rindangnya pepohonan.
BACA JUGA:Tips Sebelum Melakukan Perjalanan Mudik Agar Aman dan Tenang
Air yang turun dari mata air wilayah Resort Pemangkuan Hanyawar Timur 2 itu sangat jernih.
Namun, pengunjung tak disarankan berenang di sana, mengingat derasnya air dan curamnya bebatuan.
Kearifan flora dan fauna di wana wisata alam ini masih terjaga. Pohon Rasamala yang merupakan salah satu pohon eksotis dari Tanah Pasundan, tumbuh subur di sini.
Begitu pun dengan berbagai jenis hewan seperti kera, luwak hingga kijang pun masih dapat ditemui di wilayah lahan yang dikelola Perhutani itu.
BACA JUGA:Cak Imin: Alhamdulillah Pak Prabowo Elektabilitasnya Naik