Hasil Investigasi Kasus Bagi Bagi Amplop PDI Perjuangan di Madura, Ini Penjelasan Bawaslu

fin.co.id - 05/04/2023, 20:16 WIB

Hasil Investigasi Kasus Bagi Bagi Amplop PDI Perjuangan di Madura, Ini Penjelasan Bawaslu

Amplop yang dibagi-bagikan politisi PDIP di masjid

"Para kepala desa pasti paling tahu sentra kemiskinan ekstrem warganya," ucap Said.

BACA JUGA:

Ia menjelaskan bantuan 175 ribu paket sembako tidak cukup apabila dibandingkan dengan jumlah rumah tangga miskin se-Madura. 

Hal itu yang kemudian melatarbelakangi Said Abdullah membagi-bagikan uang dalam bentuk amplop berlogo PDI Perjuangan.

"Uang itu saya niatkan sebagai zakat mal. Dan hal itu rutin saya lakukan setiap tahun sejak 2006. Bahkan, jika ada rezeki berlebih malah ingin rasanya kami berzakat lebih banyak menjangkau fakir miskin," kata Said Abdullah.

BACA JUGA:

Alasan penggunaan amplop berlogo PDI Perjuangan tak luput diluruskan Said Abdullah. 

Dijelaskannya bahwa penggunaan logo PDI Perjuangan dilatarbelakangi para kader partai yang bergotong royong dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini kami lakukan di luar masa kampanye yang diatur KPU. Jadi, jangan digiring ke arah sana. Saya sangat paham apa yang harus kami patuhi sebagai caleg di masa kampanye. Jangankan masa kampanye, caleg saja saat ini belum ditetapkan KPU," ujar Said.

 

Admin
Admin
Penulis

FIN Biro Karawang Bekasi