Jika ingin mendapatkan keuntungan yang lumayan, minimal “layak” maka Anda harus membeli saham dengan harga yang lebih mahal lagi.
Tidak usah mahal-mahal, pilih yang sesuai kemampuan saja. Rumusnya adalah mematok keuntungan setidaknya 1 persen dari dana yang kamu keluarkan untuk membeli saham.
BACA JUGA:Apa Itu Supplier, Berikut Penjelasan Lengkap dan Jenis-Jenisnya
BACA JUGA:Jenis Jenis Koperasi dan Fungsi Koperasi
Misalnya Rp5 juta untuk 1 persen keuntungan senilai Rp50 ribu. Jika keuntungan yang Anda dapat bisa sampai 10 persen setiap harga saham naik, maka Anda bisa mendapatkan setidaknya sampai Rp500 ribu secara cuma-cuma.
Pilih saham yang terdaftar di indeks LQ45 atau IDX30
Daftar saham yang dikeluarkan BEI (Bursa Efek Indonesia) adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.
Bagi para pemula yang bingung dengan pembelian saham pertama bisa memilih saham yang ada di indeks saham BEI yang tergabung di indeks LQ45 atau IDX30.
Jangan khawatir sebab saham-saham di indeks tersebut kebanyakan memiliki likuiditas yang sangat tinggi.
BACA JUGA:Pengertian Ekspansi: Bentuk, Jenis dan Strategi Terbaik Melakukan Ekspansi
BACA JUGA:Link Download Contoh Proposal Usaha Makanan Pdf Secara Sederhana dan Gratis
Selain itu, perusahaan-perusahaan yang terdaftar juga merupakan perusahaan dengan latar belakang dan fundamental yang dinilai baik.
Jadi, bagi kamu yang masih sangat baru di dunia saham, daripada pusing urusan di mana membeli saham yang aman kamu bisa memiliki di kedua indeks tersebut.
Membeli saham dari perbankan atau consumer goods
Setelah mengenal apa itu indeks saham LQ45 atau IDX30 berikutnya adalah memilih sahap dari perbankan atau perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods.