BACA JUGA:Gempa Berkekuatan 6.0 Magnitudo Guncang Melonguane Sulut, Begini Kondisinya
Duta Besar RI untuk Turki, menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan langsung kabar duka kepada keluarga korban di Indonesia.
"Kita semua sangat berduka cita. InsyaAllah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing," imbuh Aryadi.
Saat ini, kata I Gede Puti Aryadi, tim sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Adana untuk proses pemulangan ke Tanah Air.
Jenazah korban Gempa Turki tersebut akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta pada 22 Februari 2023.
BACA JUGA:Ada Petir atau Kilat Sebelum Gempa Bumi? Ini Penjelasan Pakar
Almarhumah Irma Lestari dan Ni Wayan Supini merupakan PMI yang bekerja sebagai spa therapis profesional di Dyarbakir.
Apartemen tempat mereka tinggal hancur total akibat gempa. Total terdapat 89 korban meninggal di apartemen tersebut.
Dubes menyebutkan terdapat sekitar 500 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sekitar lokasi gempa bumi.
Sebanyak 128 orang sudah berhasil dievakuasi oleh Tim KBRI Ankara. Sisanya dalam keadaan selamat, namun sudah mendapatkan tempat penampungan yang aman di sekitar wilayah gempa.
BACA JUGA:Gempa Susulan Guncang Kota Jayapura Magnitudo 4,0
Sebanyak 10 WNI mengalami luka berat akibat dahsyatnya Gempa Turki dan sudah ditangani oleh KBRI Ankara.
"Jumlah WNI yang meninggal dunia yang semula dua orang menjadi empat orang dengan ditemukan dua jenazah WNI ini," pungkas Lalu Muhammad Iqbal.
#Loker #Magang #Interenshiphttps://t.co/eMWBVlwlyX
— FIN.CO.ID (@FajarIDNetwork) December 17, 2022