Internasional

Korea Utara Tembakkan 130 Peluru Artileri menuju Laut Jepang dan Laut Kuning

fin.co.id - 05/12/2022, 23:24 WIB

Sub-unit artileri Korea Utara, yang memiliki misi menyerang pulau Daeyeonpyeong dan Baengnyeong di Korea Selatan, melakukan simulasi penembakan rudal untuk menguji kemampuan tempur di sektor barat garis depan, dalam foto yang dirilis oleh kantor berita ne

JAKARTA, FIN.CO.ID - Militer Korea Selatan pada Senin 5 Desember mendeteksi sekitar 130 peluru artileri yang ditembakkan dari pantai timur dan barat Korea Utara.

Tembakan peluru artileri itu melanggar perjanjian Antar-Korea yang dirancang pada 2018 untuk mengurangi ketegangan di perbatasan kedua negara.

BACA JUGA: Kim Jong-un Didampingi Putrinya Inspeksi Peluncuran Rudal Balistik Terbesar di Korea Utara, Siap-Siap Perang?

Kepala Staf Gabungan Militer Korsel (JCS) mengatakan bahwa tembakan dilepaskan sekitar pukul 14:59 (waktu setempat).

Tembakan dilepaskan dari area Provinsi Kangwon Utara dan Provinsi Hwanghae Selatan masing-masing menuju Laut Jepang dan Laut Kuning.

Peluru-peluru artileri yang ditembakkan tersebut semuanya jatuh ke zona penyangga maritim antara kedua Korea.

"Militer kami menyampaikan peringatan tentang 'pelanggaran perjanjian militer 9.19 dan menyerukan penghentian provokasi segera' sebagai tanggapan atas tembakan artileri Korea Utara di lepas pantai timur dan barat," kata pihak JCS.

BACA JUGA: Soal Nuklir Korea Utara, China dan Rusia Lakukan Veto, Upaya Amerika Beri Sanksi di PBB Gagal

Militer Korsel pun mendesak Pyongyang untuk segera menghentikan aksi penembakan tersebut.

Tindakan Korea Utara itu terjadi setelah Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat masing-masing memberlakukan sanksi tambahan terhadap sejumlah individu dan institusi yang terkait dengan pengembangan rudal dan senjata nuklir Pyongyang.

Admin
Penulis