Piala Dunia 2022 . 20/11/2022, 07:00 WIB
BACA JUGA:Boyong Pemain Liga ke Piala Dunia 2022 Qatar, Berikut Daftar Klubnya
"Ketika kami mendapatkan bola, kami mencoba mengelola diri kami sendiri, meskipun kami tahu bahwa sangat sulit untuk memimpin melawan tim-tim turnamen ini," ucap Sanchez.
"Tapi kami harus beradaptasi karena itulah kenyataannya, dan mencoba memainkan pahlawan akan menjadi bunuh diri," lanjutnya.
"Jika kami ingin berada di antara lawan, cobalah untuk terintegrasi secara defensif dan ambil setiap peluang di atas meja," terang Sanchez.
Felix Sanchez juga menyinggung pekerjaannya di Aspire Academy of Athletic Excellence, menggambarkan proyek akademi sebagai salah satu proses jangka panjang menghasilkan generasi terbaik untuk Qatar.
BACA JUGA:Pemain Bola dengan Tarif Fantastis Bakal Terjun di Piala Dunia 2022, Siapa Saja?
Di sisi lain kepala pelatih tim nasional Ekuador Gustavo Alfaro menceritakan bagaimana awal mula bisa melatih negara tersebut.
"Itu terjadi di tengah pandemi dan pada saat yang sangat sulit. Saya telah meninggalkan Boca Juniors dan mencari tantangan yang melibatkan tuntutan serupa," tutur Alfaro dikutip situs resmi FIFA.
Bagi Gustafo Alfaro tidak banyak tim di Amerika Selatan yang bisa menawarkan itu kepadanya.
"Melatih Ekuador menawarkan saya sesuatu yang berbeda dan melibatkan saya menjadi pelatih tim nasional hanya 30 hari sebelum kualifikasi Piala Dunia pembukaan kami," imbuh Alfaro.
BACA JUGA:Siapa Thiago Almada? Dipanggil Timnas Argentina ke Piala Dunia 2022 Gantikan Joaquin Correa
Meskipun itu adalah risiko besar, Gustavo Alfaro percaya bahwa tantangan itu melibatkan tuntutan yang sama dengan yang dirinya alami di Boca, mengingat besarnya Piala Dunia.
"Itu semua tentang mendapatkan gigi kami ke dalam tantangan dan membuat tanda kami pada proyek tanpa mengubah esensi sepak bola Ekuador," papar Alfaro.
World Cup moments are even more special when they are shared.
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) November 19, 2022
Let’s create more memories together. #FIFAWorldCup | @qatarairways pic.twitter.com/4thOpJCeEV
"Sementara pada saat yang sama memperkenalkan elemen baru untuk mencoba dan membalikkan dinamika yang mengakibatkan Ekuador gagal lolos ke edisi 2018 di Rusia," tambahnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id