Internasional . 12/11/2022, 19:21 WIB
Di lain pihak, Juru Bicara Presiden Rusia Vladimir Putin menolak menyebut mundurnya pasukan Negeri Beruang Merah dari Kherson, sebagai kekalahan yang memalukan.
Selama berminggu-minggu, Kremlin menganggap Kherson sebagai wilayahnya sendiri, setelah 'referendum' di 4 provinsi yang diduduki di wilayah timur dan selatan Ukraina.
Secara luas, pemungutan suara ini didiskreditkan oleh komunitas internasional.
BACA JUGA: Daftar Pemain Timnas Spanyol Piala Dunia 2022, Tanpa Ramos dan Thiago
Sementara Ukraina, terus berupaya merebut kembali wilayahnya.
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com