Ini Penyebab Tewasnya Korban Tragedi Itaewon saat Pesta Halloween

fin.co.id - 30/10/2022, 10:33 WIB

Ini Penyebab Tewasnya Korban Tragedi Itaewon saat Pesta Halloween

Penyidik memeriksa tempat kejadian di mana banyak orang tewas dan terluka karena terinjak-injak saat festival Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, (30/10/2022). Hingga Minggu (30/10) dini hari, pihak berwenang setempat menyatakan 146 orang meningga

Tetapi beberapa bentuk dari ritual-ritual ini sudah ada pada saat agama Kristen datang ke Irlandia pada abad ke-5.

Bukit Tlachtga (Bukit Bangsal) di County Meath menjadi tempat api unggun dinyalakan pada 31 Oktober.

BACA JUGA:Recomended Banget, 5 'Wedang' Khas Surabaya Ini Cocok Dikonsumsi Pas Musim Hujan

BACA JUGA:10 Kuliner Khas Dengan Citarasa Pedas Yang Wajib Anda Coba

Akhir Oktober itu menandakan dimulainya perayaan Samhain.

Api unggun jauh lebih menonjol dari situs Neolitik Bukit Tara di seberangnya.

Para arkeolog dari University College Dublin memerkirakan, berdasarkan ekskavasi situs itu sudah ada sejak 200 Masehi.

Perkembangan terbaru di situs itu, situs pertama kali digunakan untuk upacara pembakaran lebih dari 2.000 tahun lalu.

BACA JUGA:4 Kedai Kopi Kekinian di Jakarta yang Bisa Banget Dijadikan Tempat Nongkrong Asik, Cobain Yuk!

BACA JUGA:Sate Klatak, Kuliner Khas Kota Pelajar Yang Melegenda

Bukit ini dinamai untuk druidess Tlachtga, putri dari pendeta Celtik, Ruith yang kuat yang berkeliling dunia mempelajari keahliannya.

Dia diperkosa oleh tiga putra Simon Magus, lalu melahirkan anak kembar tiga di bukit yang menyandang namanya sebelum meninggal di sana.

Legenda era Kristen dan diselaraskan Tlachtga dengan St. Peter sejauh memiliki musuh yang sama.

Para ahli percaya bahwa cerita Tlachtga, seperti banyak legenda Celtic, dikristenkan setelah kedatangan St Patrick ke Irlandia, termasuk pemerkosaan oleh putra Simon Magus.

Admin
Admin
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID