(BACA JUGA:Ngaku Bisa Sulap Daun Jadi Uang, Pria di Tangerang Malah Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor N-Max)
Terkait adanya penumpukan barang di gudang, fin.co.id mencoba menghubungi Shopee Indonesia, namun hingga saat ini masih belum mendapat respon.
Diketahui sebelumnya ratusan kurir mitra shopee menolak diberlakukannya tarif baru, serta penolakan terhadap penurunan upah dan insentif di lapangan.
Selain itu, kontrak kerjasama terkait insentif yang semula ada dan berjalannya normal, seketika ditiadakan tanpa sepengetahuan kurir di lapangan.
Kondisi tersebut membuat mitra kurir kecewa, terlebih saat ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sudah dinaikkan oleh Pemerintah.
(BACA JUGA:Diklaim Terbaik di Kelasnya, Ini Dia Keunggulan dan Kekurangan Hyundai Stargazer)
(BACA JUGA:Rasakan Sensasi Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Tenaga Lisrik New MG ZS EV)
Dalam aksi mogok massal itu, ratusan kurir menuntut perusahaan mempertimbangkan pengembalian perhitungan upah dan insentif. (Tuahta Simanjuntak)