Viral . 26/08/2022, 15:15 WIB
“Jadi ini bukan negara hukum lagi, sudah negara otoriter, negara kekuasaan,” ucap Kamaruddin dalam video viral itu.
(BACA JUGA:Ide Cemerlang LPDB-KUMKM untuk Pengembangan Destinasi Wisata)
“Rusak sudah hukum ini. Pokoknya di tangan pemerintahan Jokowi, hukum paling rusak di era beliau,” lanjutnya.
Setelah itu, Kamaruddin menyampaikan imbauannya agar Indonesia mengutamakan Sumber Daya Manusia (SDM) dibanding infrastruktur.
“Makanya selalu saya bilang, saya bukannya apa-apa ya, saya suruh Pak Jokowi 'sudahlah dulu membangun infrastruktur itu, bangunlah dulu SDM-nya' karena percuma dibangun infrastruktur kalau SDM-nya rusak, nanti dirusak juga itu bangunan, kan begitu,” jelas Kamaruddin.
“Jadi tolonglah Pak Jokowi sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dibina mereka ini melalui saluran-saluran yang resmi, diajarkan pelatihan-pelatihan, penyegaran, diajarkan hukum acara supaya mereka mengerti hukum acara gitu ya. Kalau begini terus ya bagaimana,” sambungnya.
Makin kehilangan simpati..!!
— Ferdinand Hutahaean (@FerdinandHutah4) August 25, 2022
Melebar kemana2, kesan arogan karena publik berempati kepada Brigadir J.
Lae Juntak,
Fokus saja ke pengungkapan kasus Brigadir J, publik mendukungmu soal itu. Jangan beropini terlalu jauh dan lebar apalagi menyebut hukum dibawah Jokowi paling rusak.! https://t.co/xAepHYgNmp
Kalau bukan karena dorongan dan sikap tegas Presiden @jokowi soal kasus tewasnya Brigadir J, kira2 apa akan seterbuka ini pengungkapan kasusnya? Jd Lae Juntak harus lebih memilah dan memilih mana yg pas utk diungkapkan.
— Ferdinand Hutahaean (@FerdinandHutah4) August 26, 2022
Kita dorong kawal kasus ini hingga menghukum para pelakunya
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id