Internasional . 13/08/2022, 21:41 WIB

Penulis Novel Penghinaan Nabi Ini Diserang, Dipukul dan Ditusuk 15 Kali di Perut

Penulis : Admin
Editor : Admin

Sedikitnya 45 orang tewas dalam aksi protes novel itu di India pada tahun 1991, termasuk 12 orang di kota kelahiran Rushdie, Mumbai. 

Pada tahun yang sama, seorang penerjemah Jepang dari buku itu ditikam sampai mati. Dan pada tahun 1993, penerbit buku yang menerbitkan Novel itu di Norwegia ditembak tiga kali. 

Novel itu dilarang beredar di Iran. Mendiang pemimpin Ayatollah Agung Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa tahun 1989, yang memerintahkan bunuh Salman Rushdie. Namun Khomeini meninggal pada tahun yang sama.

Ancaman pembunuhan dan hadiah membuat Rushdie bersembunyi di bawah program perlindungan pemerintah Inggris yang mencakup penjaga bersenjata sepanjang waktu.  

Rushdie muncul setelah sembilan tahun mengasingkan diri dan dengan hati-hati kembali tampil di depan umum, mempertahankan kritiknya yang blak-blakan terhadap ekstremisme agama.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id