News

Dahlan Iskan: Berarti Ferdy Sambo itu Lelaki Sejati, Tidak Mau Istrinya Disentuh Lelaki Manapun!

fin.co.id - 2022-08-12 09:04:46 WIB

Foto tangkap layar momen kebersamaan para ajudan bersama istri Ferdy Sambo saat Brigadir J masih hidup. -

JAKARTA, FIN.CO.ID-  Kolumnis Dahlan Iskan menyoroti motif pembunuhan Brigadir J yang sifatnya sensitif dan hanya boleh didengar oleh orang dewasa. 

Dahlan Iskan menilai beberapa rangkaian peristiwa tewasnya Brigadir J telah diralat oleh Mabes Polri karena ada skenario dan kebohongan. 

Namum soal motif yang diduga ada pelecahan, hingga saat ini tidak diralat. Hanya soal lokasi kejadian dan waktu. 

"Mungkin hanya lokasinya yang akan lebih dijelaskan: bukan di rumah Duren Tiga. Juga bukan sore itu. Bukan menjelang tembak-menembak tanggal 8 Juli 2022" kata Dahlan Iskan di tulisan hariannya di Disway yang berjudul: Bintang Wanita

(BACA JUGA: Ferdy Sambo Minta Maaf: Niat Saya Murni untuk Menjaga Kehormatan Keluarga)

(BACA JUGA:Bintang Wanita)

Kata Dahlan, Menkopolhukam Mahfud MD juga telah menyampaikan bahwa motifnya bersifat sensitif. 

"Saya suka dengan kalimat isyarat yang diucapkan orang dekat Gus Dur ini: motif peristiwa itu hanya boleh diketahui orang dewasa. Anda belum dewasa. Janganlah ingin terlalu tahu," kata Dahlan. 

Dia mengatakan, jika motifnya memang hanya untuk didengar oleh yang 17 tahun ke atas berarti aman soal yang lain-lain.

Kata dia klimaks peristiwa ini hanya akan terjadi sekali. Jangan harapkan melebar ke klimaks yang berikutnya dan berikutnya.

(BACA JUGA: Satgassus Polri yang Pernah Dipimpin Ferdy Sambo Dibubarkan, Ali Syarief Singgung Kasus Km 50)

(BACA JUGA:Orang Tua Brigadir J Bingung dengan Pengakuan Ferdy Sambo: Jangan Ada yang Ditutupi! )

Dahlan Iskan lebih lanjut menilai, jika benar motifnya ada dugaan pelecehan seksual, maka Irjen Ferdy Sambo adalah lelaki sejati. 

Sebab Ferdy Sambo tidak membiarkan lelaki lain menyentuh Istrinya, Putri Chandrawati. 

"Berarti Sambo itu lelaki sejati: jangan sampai istri disentuh lelaki siapa pun. Biar pun jabatan tinggi taruhannya. Biar pun penjara seumur hidup ancamannya," kata Dahlan Iskan. 

Admin
Penulis